July 15, 2009

Saat Insomnia Meradang



because for someone, sleeping is not easy...
yaa, sepertinya masalah itu sedang menimpaku. Huuuufh! Entahlah, tidur yang tidak teratur seperti ini sangat menganggu rutinitas. Aku bukan orang yang sulit tidur. Hanya saja semakin malam rasanya semakin banyak yang bisa dikerjakan. Hingga tak terasa detik terus berputar dan azan subuh berkumandang... wew, aku tidak tidur semalaman... Ngantuk? tidak... efek ini baru terjadi pada esok dan esoknya... saat ngantuk sudah mencapai titik kulminasi...


perubahan jam tidur ini lantas menyeretku dalam gejala insomnia. Tidur kurang dari tiga jam sehari? bukan masalah... entahlah, sepertinya aku sudah harus mulai meneraturkan jam tidurku...
.
Hmmm, insomnia memang bukan penyakit. Bahkan berdasarkan penelitian, setiap orang pernah mengalami insomnia minimal sekali dalam hidupnya. Insomnia bisa disebabkan karena stress, faktor psikis, konsumsi obat, kecemasan, depresi, beban kerja berlebihan, dan perubahan jam tidur. Insomnia ini berakibat sangat buruk karena dapat mempengaruhi sistem saraf pusat, mengganggu kosentrasi, mempengaruhi emosi negatif, dan melemahkan sistem kekebalan. Karena, kekurangan tidur menyebabkan tubuh -otak khususnya- tidak beristirahat dengan optimal, sehingga menjadi mudah lupa dan sulit untuk fokus. Oooooh, tidaaak...
.
Jika ingin tahu apa yang kukerjakan malam2 buta saat tidak tidur...
Entahlah, aku menulis, mencurahkan semua isi hati, mereview apa yang terjadi hari ini, mendengarkan musik, membaca, atau apapun... seperti yang telah kusebutkan, semakin malam rasanya semakin banyak yang bisa kukerjakan... =(
.
Mungkin, yang harus kulakukan adalah menguatkan niat. Harus, harus tidur cukup! Terlalu banyak begadang selain bisa merangsang resiko insomnia, bisa pula melemahkan daya tahan tubuh, mempersulit bangun di pagi hari, dan menghilangkan peluang untuk mengobrol padaNya di sepertiga malam... T.T
Selain itu, kurang tidur juga bisa meningkatkan resiko meningkatnya berat badan. Kekurangan tidur akan menurunkan kadar leptin (hormon yang memberi sensasi kenyang) sehingga membuat kita tidak merasa kenyang meskipun anda sudah cukup makan. Tidur yang tidak cukup juga akan menyebabkan kadar ghrelin (hormon yang memberi sensasi lapar) meningkat sehingga selera makan kita dirangsang hal ini akan menyebabkan kita selalu merasa lapar dan keadaan ini sudah tentu tidak bagus untuk program penurunan berat badan. Kesimpulannya, bila kita kekurangan tidur maka secara tidak langsung berat badan kita akan meningkat. wew, tidaaak...
.
Saat insomnia meradang, tidurlah, tidurlah... Pejamkan mata. Masuki dunia mimpi dan berkelanalah disana. Karena tidur yang tak sehat membuat kita kehilangan mimpi... Jika aku bertanya pada diri sendiri, sepertinya aku sudah sangat jarang merasakan sensasi mimpi-mimpi itu dalam tidur. Tidur yang hanya menjadi kebutuhan bukan kenikmatan...
.
Bukankah Allah menciptakan malam untuk beristirahat? Tidur adalah nikmat. Tidur adalah ibadah...
Sungguh, jika insomnia meradang, tidurlah, tidurlah...
Persiapkan energi untuk melangkah menuju esok hari...
Dan bersyukurlah atas nafas dan nikmat yang dihadiahkan hari ini...

1 comment:

Anonymous said...

hmmm.. knp ya, aku sering kurang tidur tp kok g gemuk,, g terangsang buat maem jg coz g merasa laper,,


tulisannya baguss,,