May 16, 2010

Dear everyone, i'm back!


Dear everyone,
Rasanya sudah lamaaa sekali saya tidak mengunjungi blog ini. Pathetic. Sudah lebih dari 9 bulan dan saya membiarkannya mati suri. I’m sorry my edelweiss, you don’t bloom well for some months. But now let’s start again. With the new me, new blossoms, and new stories. Would you mind, please? :)

Sudah lebih dari 9 bulan, jika diibaratkan maka blog ini sudah berhibernasi selama satu fase kehidupan, alam rahim *sigh* but, it means, I’m ready to plant my baby edelweiss with new soul. Sudah cukup. Saatnya lahir kembali.


Banyak hal yang terjadi selama saya tidak menyentuh blog ini. Hmmm, tentu saja, sudah ada beragam peristiwa dalam lebih dari 24 juta detik kehidupan yang terlewat tanpa torehan cerita. Kini, saya sudah berada pada fase akhir perkuliahan di prodip tiga, sudah lengser dari jabatan-jabatan di kampus, dan sudah menjadi satu fase lebih dewasa dengan cap usia dua puluh tahun lebih beberapa bulan *sigh* dan status antara ‘single’ dan ‘in relationship’ yang masih dipertanyakan :)

Minggu dini hari, pukul 2 pagi, tak ada salahnya saya mulai menarikan jari-jari keyboard kembali sekaligus untuk menghapus rasa bersalah karena akhir-akhir ini kurang produktif *so far, I miss my hectic days*. Sejak dua hari yang lalu, saya bertekad untuk menyapa dengan romantis setiap hari yang Allah anugerahi kepada saya, tak lupa pula menyapaNya dengan riang penuh syukur dan cinta, melakukan apa yang saya suka, memakai baju yang lucu-lucu, makan dengan nikmat tanpa rasa bersalah, menikmati detik-detik terakhir perkuliahan dengan sepenuh hati, dan menuliskan pelajaran hidup yang saya temui setiap hari. It works, I feel a life! :)

Hmmmm, jika boleh mengulang ke detik, menit, hari sebelumnya, saya menemukan beberapa alasan mengapa sang edelweiss tak berbunga selama beberapa bulan:

1. Modem yang korslet.
HP modem smart yang saya beli di bulan Maret dengan harga 300 ribuan mendadak rusak karena terlalu panas waktu saya ketiduran saat mendowload data-data bendum dan vera untuk mata kuliah SIMKN *cry-cry* sejak saat itu akses internet jadi sulit. Bukan alasan yang tepat sebenarnya, toh masih ada warnet, tapi berlama-lama di warnet juga tidak efisien dalam hal waktu dan biaya.

2. Mr. Potter harus pensiun.
Mr. Potter- nama PC yang sudah menemani saya selama lebih dari 7 tahun. Jauh-jauh dikirim mama dan abah dari Medan karena saat itu harga laptop masih selangit dan tak mungkin terbeli. Mr. Potter sudah berulang kali diinstal ulang, membuatku shock karena sering tidak berfungsi normal, sangat berpotensi bikin orang kesetrum - kabelnya banyak yang tidak terlindung sempurna karena sering digigit kelinci peliharaanku dulu- dan pada akhirnya monitornya berasap hingga tak bisa digunakan lagi. Sangat emosional, sedih.



Syukurlah, kakek sangat berbaik hati sehingga bisa mencukupi dana di tabungan buat beli laptop :’) Laptop ini juga punya jiwa sehingga kuberi nama – Prince William. Terkesan cowo banget. Nama ini terinspirasi karena dua hal – 1. Saya sangat terobsesi dengan UK, dan 2. *shadooooow-shadooooow* I can’t explain… :’(

3. My unreasonable broken heart.
Anggap saja ini bagian dari warna-warni masa muda, hehe. Yaaah, broken heart – and It’s sooo unreasonable – dan kejadian yang membuat rasa penasaranku tak terjawab ini sungguh mengganggu kestabilan moodku. Terima kasih untuk orang-orang yang sudah mau menjadi bagian dari pelipur lara, hehe. And now, there’s no shadow, I’ve found somewhere over the rainbow :D

4. Hectic days
Lagi-lagi bukan alasan yang kuat *sigh* Saya benar-benar penulis yang moody dan pasif. Huks. Banyak kegiatan membuat energi untuk menulis secara teratur menjadi sangat labil. Tapi syukurlah, saya masih sesekali menulis notes di facebook, quotes di twitter, dan teriakan-teriakan jiwa di folder khusus layaknya diary.

Terima kasih buat sahabat-sahabat yang berjasa mengingatkanku tentang esensi menulis – menulis adalah makanan jiwa dan gudang inspirasi untuk sesama. Dan kenapa membiarkan edelweissmu mati, my dear? It is everlasting, isn’t it? *redface*. Mumpung sudah ada tanda-tanda modem bisa terealisasi dalam waktu dekat *Amiiiin*, Prince William sedang sehat wal afiat, banyak waktu luang yang harus diisi dengan hal bermanfaat, dan saya sedang bersemangaaaat – tak ada salahnya kembali menulis :)
Selamat membaca teman-teman. Tetaplah menjadi bagian dari jiwa dan hidupku melalui tulisanku. Mari kita berbagi kisah. Berbagi cinta. Berbagi asa. Kalian adalah pupuk terbaik penopang kehidupang sang edelweiss :)

No comments: