May 24, 2010

i'm miss doodle!!!

Doodle adalah gambar, pola, bentuk, ataupun coretan yang kita hasilkan saat fokus kita sedang terganggu, karena jenuh, mengkhayal, stuck, dsb. Pasti kita semua tanpa sadar pernah melakukan hal tersebut bukan? Demikian pula alasannya mengapa catatan saya tak pernah rapi. Selalu ada saja gambar-gambar dan warna-warna aneh di beberapa tempat. Hehe, tapi tak apa, hal ini sangat penting untuk orang visual seperti saya yang sangat cinta pada warna dan tanda panah.


*lebih enak bikin skema kayak gini... ==a (walau hanya aku yang ngerti, hehe)*



Sungguh kreatif ya alam bawah sadar kita? Anehnya, doodle seperti memiliki pikiran dan dunia sendiri. Jadi jangan heran jika tiba-tiba kita bisa menggambar lingkaran ga jelas menjadi matahari, atau tanda titik menjadi bunga yang indah, dan seringnya menuliskan nama seseorang yang sedang kita pikirkan di atas catatan kita *it often happens to me T.T*

Kenapa kita bisa melakukan doodling? Doodle atau coret-coretan ga jelas itu bisa menjadi media peredam tekanan dan kebosanan saat kita mulai tidak berkosentrasi, rapat, ngobrol terlalu lama di telepon, atau mengalami stress. Untuk saya, doodle bisa menjadi sarana untuk mencegah supaya tidak ngantuk di kelas. Kalaupun ngantuk biasanya saya menuliskan kata ‘ngantuk’ di catatan, lalu membentuk-bentuknya seperti grafiti dan diwarnai dengan pulpen atau spidol, hoho, hasilnya tidak ngantuk lagi! Yang paling aneh, biasanya saya suka menggambar wajah pak dosen di kelas –maaf- but… my fingers do it by themselves… :(

Doodle merupakan kepingan-kepingan yang ada di pikiran seseorang. Bentuk doodles biasanya berupa matahari, bulan, bintang, hewan, bunga, panah, lingkaran, hati, atau gelombang. Simbol-simbol ini sangat dekat dengan kehidupan kita dan mencerminkan perasaan, keinginan, dan pemikiran kita saat itu. Ketika seseorang membentuk salah satu dari doodle di atas dapat diinterpretasikan bagaimana karakter mereka, motivasi mereka, dan apa yang mereka anggap penting dalam hidup.

SHAPES
• Orang-orang yang memilih garis lurus cenderung memiliki sifat maskulin, berkemauan keras, dan punya kontrol diri yang kuat. Sedangkan yang bergaris melengkung cenderung lebih fleksibel, imajinatif, feminim, dan emosional.
• Orang-orang emosional yang menginginkan harmoni dan cinta cenderung menggambar hal-hal yang berbentuk bundar, lingkaran, atau simbol cinta dan wanita.
• Orang-orang praktis, down-to-earth yang membutuhkan keamanan dan senang mengatur cenderung menggambar hal-hal berbentuk persegi, permukaan datar, atau sifatnya materi.
• Orang-orang penuh pertimbangan yang membutuhkan energi dan emosi positif untuk hidup mereka cenderung menggambar hal-hal yang bentuknya segitiga, bintang, atau simbol-simbol maskulinitas.

SIZES AND SPACING
• Ukuran dan ruang merefleksikan gaya hidup dan keseimbangan dalam hubungan. Jika doodle hanya terdiri dari satu objek atau pola, perhatikan apakah memenuhi seluruh bagian kertas? Hal ini menunjukkan tingkat aktivitas, kepentingan, perhatian, dan kecenderungan untuk mendominasi situasi dan hubungan.
• Objek doodle yang berukuran besar menunjukkan kepercayaan diri dan rutinitas yang sibuk. Doodle yang kecil mendefinisikan bahwa mereka lebih senang menjadi pengamat daripada berpartisipasi, dan senang menyendiri.
• Posisi doodle juga signifikan. Jika berada di bagian atas halaman berhubungan dengan mimpi dan aspirasi, di bagian bawah berhubungan dengan keamanan dan materi, di kanan adalah masa depan dan dunia luar, dan di kiri adalah masa lalu dan keluarga.

STYLES AND STROKES
• Orang-orang yang sensitif cenderung menggambar garis yang halus dan pendek, sedangkan yang penuh pertimbangan biasanya menghasilkan garis yang lebih panjang dan nyata. Semakin keras tekanan pulpen atau pensil pada kertas menunjukkan depresi atau kekhawatiran yang semakin dalam.
• Doodles yang terlihat rapi dan berjajar menunjukkan organisator dan pengontrol yang baik, sedangkan doodle yang kurang teratur menunjukkan seseorang yang suka kebebasan dan tidak mudah diatur, sementara untuk doodle yang berantakan menunjukkan orang yang temperamental dan sedang bermasalah.

COLOURS
Warna-warna gelap mengindikasikan pemikiran dan mood serius, atau kemungkinan mengalami depresi. Warna-warna pucat menunjukkan sensitivitas dan keberanian. Sedangkan warna-warna cerah menggambarkan keceriaan dan optimisme.

Lalu bagaimana dengan saya? Hmmm, saya tergantung apa yang saya sedang pikirkan saat itu. Tapi, saya memang lebih suka menggambar garis melengkung, lingkaran, bunga, spiral ga jelas, wajah orang, dan bentuknya kecil-kecil, biasanya di bagian atas halaman, tekanan pulpennya biasa aja, dan posisinya kurang teratur. Kalau warna juga tergantung saya bawa pulpen warna apa saat itu, hehe, biasanya merah, oranye, atau biru.


*salah satu doodle saya waktu lagi kuliah :P*


Kalau dari teori di atas ada benarnya juga, saya memang gadis feminim yang memang membutuhkan harmoni dan CINTA, sensitif, suka memberontak kalau terlalu diatur, and I’m great dreamer, loner and observer. But I’m cheerful! Hoho

I’m miss doodle. Apa jadinya catatan tanpa doodle? :)

2 comments:

Urim and Tumim said...

aku setuju cha. kadang lebih asik mencatat pake skema ato gambar gitu. kadang lebih bisa inspiratif. aku nggak begitu banyak mencatat si. tapi tulisan soal mencatat cara dodle memang lebih menyenangkan.

creamy_cha said...

iya, cha juga sekarang ga bnyk mencatat, cm keywordnya aja, dan gambar2 hehe. doodling adalah salah satu cara buat mengusir ngantuk dan bosan. try it :)