June 23, 2010

Antara Aku dan Hujan

Antara aku dan hujan
Bisa kurasakan kasih sayang Tuhan
Melalui bulir bening yang menyentuh kulit
Dan desir angin yang menampar wajah
Maka lihatlah rerumputan yang menari-nari itu
Dan dengarlah gemericik tetes-tetes air yang berkumpul kembali dengan saudaranya di kubangan

Mengintiplah dari balik payung dan atapmu,
Ada langit yang masih sama indahnya
Tak ada yang salah dengan awan hitam yang beriringan bukan?
Karena hidup memang selalu penuh dengan hal-hal bersisian
Tak selamanya terik, tak selamanya badai
Renungkanlah, matahari saja mau mengalah untuk angkasa yang menangis
Bahkan menghadiahkan sebuah pelangi

Baiklah, aku mengaku
Aku memang suka hujan
Aku suka aroma tanah yang bercumbu dan menenangkan
Aku suka harmoninya yang mengantarkan penghuni bumi dalan lelapan
Bukankah di balik hujan selalu ada harapan?
Dan di balik harapan selalu ada kehidupan?

Antara aku dan hujan
Ada cokelat panas yang semakin nikmat
Dan air mata yang diam tersembunyi dalam pekat…

*ditulis di saat hujan dan dirangkai bersama hujan beberapa hari yang lalu*

1 comment:

Baharuddin said...

Sangat suka tulisan ini..