October 20, 2010

Finally Home

Sudah setahun. Semakin banyak bunga mawar yang tumbuh di halaman depan. Semakin banyak pula kucing-kucing montok yang menumpang hidup di halaman belakang.


Yeah, I’m going home.

Into the place where I belong.


Memang hanya tiga hari waktu saya bisa kembali di rumah. Terlalu singkat untuk bernostalgia dengan hal-hal indah yang bersemi di sana. Saya kangen naik motor tua dengan abah, belanja dengan mama, makan masakan yang sehat, menggelitik adik yang sekarang sudah bisa jadi bodyguard kakaknya, belajar naik sepeda (sigh), ataupun sekedar duduk-duduk sambil membicarakan bulan. Saya kangen. Yah, karena memang hanya dua tujuan saya saat ini pulang: rumah; dan mengurus berkas-berkas penempatan. Yang lainnya hanya nomor kesekian.

Semoga waktu bisa berdamai denganku agar berputar lebih lambat dari biasanya. Seandainya jarak antara Bintaro dan Medan hanya sedekat Kalimongso – Sarmili, tapi sayangnya tidak.

Pulang, bukan hanya untuk memuaskan kerinduan. Tapi untuk melengkapi kembali puzzle jiwa yang hilang yang terkelupas oleh rutinitas, obsesi, dan kesepian.

Otoosan, okaasan. Tadaimaaa :D

4 comments:

guguh said...

Belajar sepeda?
skrg udah bisa naik sepeda kn?

creamy_cha said...

tetep nggak bisa kak... (sigh) T.T

guguh said...

serius nih ga bisa?
beneran?
wah...berarti ga pernah main sepeda2an dong
haduh..

creamy_cha said...

pernah kak, naik sepeda roda empat...

hehehe

masih semangat terus kok buat belajar. hehe