October 28, 2010

New Day: DJPK

Hidup memang penuh kejutan.

Sama halnya dengan kejutan yang muncul di tanggal cantik 20102010, yaitu pengumuman penempatan eselon I para alumni STAN 2010. Setelah bermenit-menit berusaha mendowload pengumuman tersebut di website kementerian keuangan, menunggu dengan wajah unyu dan jantung yang melompat-lompat (okey, lebay), dan masih juga terus gagal karena sedang diakses oleh ratusan orang lainnya dalam waktu bersamaan – akhirnya, mention dari twitter dan sms dari kakak dan adik tingkat memberitahu dimana nasib saya selanjutnya: Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.

Pertama kali mendengar kabar itu: tetap dengan wajah unyu, bengong, tapi jantungnya udah nggak ikutan lompat lagi.

It’s so unpredictable. Di luar bayangan – karena seperti track record yang sebelumnya, besar kemungkinan saya ditempatkan di Sekretariat Jenderal. Dan, di luar ekspektasi – saya sangat tertarik dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang yang notabene tempat PKL saya dulu dan saya sudah sangat kenal dengan medannya.

Karena jantung sudah tidak melompat-lompat, yeaaaah, giliran saya yang melompat-lompat. Alhamdulillah, suasana rumah bersama mama dan abah saat itu pun menjadi haru biru. Pusaaat! :D

Yap, 43 kursi telah disediakan untuk saya dan teman-teman seperjuangan lainnya di eselon I tersebut. Walaupun saya satu-satunya dari spesialisasi Kebendaharaan Negara, it doesn’t matter, karena saya akan punya lingkungan baru dan teman-teman baru yang baik-baik :D

Walaupun banjir, macet, jauh dari orang tua: saya tetap ingin, mau, mauuu banget tinggal di Jakarta. Karena DJPK tidak punya instansi vertikal selain eselon I, jika Allah tidak berkehendak lain, maka seumur hidup saya akan ada di Jakarta . Semoga Pak Gubernur selanjutnya bisa memperbaiki tata ruang kota ini ya Pak, supaya Jakarta nggak tenggelam, lumpuh, dan tetap menjadi tempat hidup yang nyaman :)

Saya mengenal Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan di semester III saat belajar Pengantar Keuangan Daerah, lalu mengenal dengan lebih baik di semester IV di mata Kuliah Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. DJPK memang eselon I yang baru dibentuk sesuai amanat Pasal 18A UUD 1945, Pasal 2d, 2e dan 2f Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004, dan Pasal 2 Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004, yang menyatakan bahwa hubungan keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah merupakan hal yang penting dan strategis dalam rangka pengelolaan keuangan negara. DJPK merupakan penggabungan dari beberapa unit eselon II dari Direktorat Jenderal Anggaran dan Perimbangan Keuangan (DJAPK) Badan Pengkajian Ekonomi Keuangan dan Kerjasama Internasional (BAPPEKI) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden No. 66 Tahun 2006 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia.

Bicara tentang DJPK pasti bicara tentang Pemerintah Daerah sebagai stakeholder utamanya, dan selalu terkait dengan DAU, DAK, DOK, Dana Bagi Hasil, dan sebagainya. Hal-hal yang lebih lanjut mungkin akan saya ketahui saat hari pertama magang nanti pada tanggal 1 November 2010.

Waaaah :D

Sudah tidak jadi mahasiswi lagi, tidak jadi pengangguran lagi, tapi sudah jadi cewek kantoran yang harus berkualitas, trendy (teteup), amanah, dan punya banyak target serta pencapaian untuk hari-hari ke depan ^^

Bismillah :D

Terima kasih ya Allah ^^
Saat para fresh graduate bersusah payah untuk mendapatkan pekerjaan dan melejitnya angka pengangguran, kita telah diberikan anugerah itu. Anugerah berupa pekerjaan yang baik dan harus selalu dijaga pula dengan bermartabat :’)

5 comments:

Guntur NH said...

"mata Kuliah Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah"
dah dapet aja.. di akuntansi ga ada tuh, berarti sist di DJPK lebih mulus lah jalan ke depannya..
lanjuut,,

creamy_cha said...

hehe, yang icha kerjain sekarang nggak sama sekali pernah dipelajarin di kuliah -____-"

Mufti said...

mari satukan doa kita ..issue kantor vertikal DJPK yang sedang going ini, semioga saja tidak terealisasikan.amiin, ayo icha tetap sll berkreatif, inovatif dstt

Mufti said...

just confirm nih icha, setelah a round dari dit satu ke dit yang lain, dit. mana yang membuat icha tertarik??

creamy_cha said...

@mas mufti: hehe, dimana aja atuh mas :) semuanya seru, ada plus minusnya, hehe. Icha seneng2 aja mas ada kantor di daerah :D