January 29, 2011

Surat #3: Untuk Mama

Dear Mama,

Jika menuliskan kata yang syahdu itu, aku langsung ingat wajah Mama yang meneduhkan, atau kecupan di pipi saat aku akan berangkat ke sekolah. Sudah lebih dari tiga tahun aku jauh dari Mama, tapi harusnya aku semakin terbiasa atas hal itu. Aku memang terbiasa, tapi terbiasa untuk merindukanmu. Terbiasa untuk menyapamu pagi-pagi setelah aku sampai ke kantor. Dan terbiasa untuk mengingatmu sejenak saat akan terlelap dan bersembunyi di balik selimut.

Aku selalu suka saat Mama bilang kalau Mama kangen aku, dan hei, kita kontak batin karena baru saja Mama akan menelponmu eh kamu sudah menelpon duluan. Lalu aku pun bercerita tentang aktivitasku, aku sedang mengerjakan apa, sedang memperjuangkan apa, dan sedang makan apa. Lalu Mama pun bertukar cerita tentang masakan yang sedang dinikmati di rumah, tentang Abah yang sering mengkhawatirkanku dari jauh, tentang kucing-kucing yang semakin nakal, dan tentang adik yang sudah beranjak remaja. Lalu kita pun saling merengkuh dalam harapan dan doa.


Mama, terima kasih telah menjadi pendengar yang baik saat ini. Menjadi pendengar yang dewasa, yang tak menghakimi, tapi menyembuhkan. Terima kasih telah mau berjuang dalam proses ini, Ma. Ya, proses saling memahami, saling memberi dukungan, dan memberi kepercayaan – dan pada akhirnya, aku harus mengakui kalau aku semakin menyayangi Mama.

Sesekali, aku masih ingin dimanja oleh Mama, disambut saat pulang kantor, dan diajak ngobrol saat aku mulai terlihat diam saja. Mama jangan kesepian ya, aku juga selalu ingat moment-moment saat kita belanja bersama, bergandengan, saling traktir, naik becak motor, atau kadang saling berdebat hal yang tidak penting, karena masalah high heels misalnya. Hehe.

Maaf ya Ma, aku sering keras kepala. Keturunan siapa, coba? :P

Tapi biarpun begitu, aku tetap ingin selalu menjadi anak perempuan Mama yang tersayang – yang bisa membanggakanmu dan menghapus air matamu. Saat ini dan nanti.

1 comment:

Zen Ikhwan said...

karena besok kan icha yg bakalan gantiin mama icha :)