May 23, 2011

Stock

Stock senyumnya masih banyak?”


Meraba-raba saku - lalu menghitung satu demi satu, “Tidak banyak. Tapi cukup – mungkin untuk seminggu”

“Sepertinya kau butuh lebih banyak dari itu”

Ada kurva terbuka ke bawah di wajah yang menggumam pelan-pelan, “Aku tak suka ini. Tapi, baiklah, mungkin bisa kuhemat”

“Boleh kutambahkan satu?”


“Tak perlu”

“…”

“Yang aku perlukan adalah kamu tak kemana-mana, sebentar saja – dan kau bisa menambahkan lebih dari satu, bahkan mengisi penuh stock senyumku”

Di sini. Sebentar saja.

2 comments:

undefined_world said...

Aku suka ini.
mini tapi mewakili banyak rasa.
salam kenal, namaku Tya :)
aku suka tampilan blogmu.
lautan katanya juga ^^
kuharap bisa menjadi sahabatmu.
tafadhol berkunjung ke Rumah Hijauku yang sederhana.
http://myworld-which-undefined.blogspot.com/

creamy_cha said...

terima kasih tya :)

aku sudah berkunjung ke blogmu :)