December 27, 2011

#9 Self Note

“Karena kata-kata adalah doa”

Memang perlu untuk membiasakan diri mengucap kalimat yang baik-baik, seperti sugesti positif atas apa yang akan terjadi untuk hari ini, esok, atau masa yang tak dapat ditentukan – karena kalimat yang baik adalah harapan, dan harapan adalah doa. Dan cepat atau lambat bisa saja hal yang pernah kita lontarkan itu terkabul – pada saat yang paling tepat dan bahkan tidak disadari sama sekali.

Seorang sahabat di kantor pernah berkata begini – ibundanya pernah bilang bahwa akan ada satu hari dalam setiap bulan dimana hal-hal yang kita ucapkan itu akan dikabulkan. Kebenarannya hanya ada pada Allah tapi yang saya kutip disini adalah dengan berbicara yang baik-baik akan didekatkan pada yang baik-baik pula. Karena Allah adalah seperti apa yang kita prasangkakan kepada-Nya. Berprasangka baik pada apa yang akan jadi ketentuan dariNya, keberkahan adalah ganjarannya.

Mungkin kita pernah ingat bahwa kita pernah berucap entah sengaja atau tidak, serius atau bercanda, “Saya ingin kesana beberapa tahun lagi” atau “Saya ingin kerja di tempat yang kayak gitu lho” atau “ah ga mungkin” atau “Nanti aja kalau udah punya waktu” atau “Gue nikahnya masih lama” dan atau-atau-atau yang lain. Kalau dipilah-pilah, kadang saya baru sadar bahwa yang terjadi sekarang pernah saya ungkapkan dulu, lama sekali. Mungkin seperti teorinya The Secret – bahwa alam semesta berkonspirasi. Salah satunya dengan itu – dengan berkata-kata baik atas perihal apa yang kita inginkan – dengan izin Allah pastinya. Kalaupun memang ternyata tidak, mungkin Allah mengubahnya dalam kemasan yang berbeda untuk kita mau belajar sabar dan usaha.

Menurutku, bisa dimulai dengan terbiasa membuka pintu positif setiap pagi lalu berucap, "Semoga hari ini penuh kebaikan untukku dan untukmu. Amin"

:)

4 comments:

Ninda Rahadi said...

itu itu itu...
tukeran mssg sama 'seseorang' ya? :p

Farisa Badres said...

nindaaa haha ^^ *cubit*

Nauval Hafiluddin said...

persis kayak yang selama ini aku pikirin cha :O
kayaknya teori semesta bakal berkonspirasi mengabulkan apa yang from the deepest heart kita pikirkan memang ada

Farisa Badres said...

@nauval: hei teman twitter saya ternyata blogger juga :D

hehe, dan itu memang terbukti yaa, bahkan untuk hal-hal yang tidak pernah kita duga sebelumnya :) dengan izin Allah pastinya :)