December 8, 2011

Mama

Penghormatan terbesar untuk beliau yang telah menjadi ibu luar biasa dan sahabat sebenar-benarnya bagi gadis dua-puluh-dua tahun yang sedang belajar merasionalisasi impian juga tumbuh dewasa.

Yang telah setia mendengar di saat-saat baik dan sulit lalu menghujani dengan doa dan cinta yang tak ada habisnya.

Yang telah percaya dan berjuang bersama dari jauh – tidak, tidak jauh. Tapi dekat, dekat sekali.

Terima kasih, Mama. Sungguh, terima kasih.

Aku rindu, rindu sekali.

4 comments:

Tanaya said...

insyaAllah segera ketemu sist;)

Farisa Badres said...

Amiiin, tak sabar ingin bertemu ;)

tahitian noni asia said...

kata2nya bagus mbk..
slam knal ya :)

Farisa Badres said...

makasih ^^ salam kenal juga yaa ^^