June 9, 2012

#18 Self Note: Allah Selalu Tahu

Sudah lewat pukul lima sore. Tiba-tiba ibu kasubdit duduk di samping kubikel dan seperti biasa mengajak bercerita. Beliau adalah salah satu wanita favorit yang menjadi inspirasi saya - cerdas, tegas, cantik, tapi tidak pernah melupakan sisi feminim dan keibuannya. Beliau juga sangat penyayang dan rendah hati :)

"Jangan sering bilang 'tidak mau' terhadap sesuatu. Karena kadang kata-kata itu adalah bumerang. Entah bisa menjadi doa atau sebaliknya. Mungkin kita lupa pernah mengucapkan hal tersebut beberapa tahun yang lalu, tapi baru terjadi saat ini. Bukan semacam karma. Tapi semacam pelajaran, untuk memperbaiki doa atau bahwa apa yang kita ucapkan entah terhadap orang lain atau apapun - bisa memantul ke diri kita. " :)

Lalu beliau berbagi beberapa pengalaman.

Sementara itu saya flash back ke belakang. Beberapa hal yang pernah saya lontarkan 'tidak mau' dan 'tidak akan pernah mau' memang seringnya malah kejadian. Saya masuk SMP, SMA, bimbingan belajar, dan tempat les yang saya jelas-jelas tidak mau. Saya ingin sekali masuk ke tempat lain, dengan alasan 'lebih favorit, gedungnya bagus, banyak teman' sedangkan orang tua saya berpendapat berbeda, bahwa tempat itu cukup bagus, tidak jauh, atau tidak akan membuat saya minder. Begitu juga saat di bangku kuliah, saya lulus SPMB di Teknik Industri USU (jurusan yang saya tidak mau tapi saya ambil karena saran dari keluarga) dan akhirnya beralih ke STAN - yang lagi-lagi sebenarnya saya pun tidak mau. Hahaha. Lalu lulus jadi PNS - sebuah pekerjaan yang dulu saya sungguh tidak mau. Dan di kantor, saya pun masuk ke subdit yang sebenarnya saya tidak mau.Yang lebih aneh, pacar saya akhirnya satu almamater juga walaupun awalnya saya selalu bilang ga mau pacaran sama anak STAN. Ahahaha.

Atau baru-baru ini saat saya maksain diri buat ikutan placement test Business English setelah ngantor daaan... saya telat, nyasar pula dibawa keliling-keliling bajaj, dan hapenya yang satu hilang di metro mini. Huhuhu. Yah mungkin memang ga seharusnya memaksakan diri atau harus fokus dulu sama tujuan yang sekarang. Atau Allah memang menyiapkan rencana lain :)

Dan akhirnya saya mensyukuri semua hal-hal yang sungguh 'saya tidak mau itu' tapi ternyata hal-hal itu yang membawa saya pada sesuatu. Apa yang saya anggap baik, memang belum tentu baik. Benarlah memang, tak kenal maka tak sayang. Makanya disuruh belajar. Dan Allah selalu tahu yang paling baik :)

No comments: