July 18, 2012

Terbang

Dan di sela-sela, sang pikiran sering terbang kemana-mana.

Terbang ke beberapa menit yang jauh. Memutuskan setelah ini mau menulis apa, membaca apa, ataukah malam ini bisa makan tanpa rasa bersalah?

Dan sang pikiran berpindah-pindah tanpa perlu kenal arah. Sejenak pulang ke rumah, lalu berpaling ke kamu, juga aku - aku di tiga minggu mendatang, apakah akan baik-baik? Atau dua tahun kemudian, apa ada yang terjadi? Apa kamu masih di sisi?

Yang membuat iri, sang pikiran seenaknya berpindah mendahului hari. Yang membuat benci, sang pikiran mencipta ekspektasi. Tapi tak membuatku mati, bertahan untuk melihat destinasi, karena sang pikiran memaksa untuk berambisi.

Seperti berteleport, lalu aku sadar.


Bahwa aku masih duduk di meja kerjaku dengan beberapa pekerjaan menunggu.

Seharusnya tak boleh begitu. Tolonglah pikiran, tetaplah di tempatmu.

No comments: