July 17, 2013

Belajar Investasi

Investasi adalah pengorbanan yang dilakukan di masa sekarang untuk menikmati manfaat di masa depan. Jadi ceritanya lagi getol-getolnya buat nabung dan baca-baca info tentang investasi. Penghasilan sebagai mahasiswa tugas belajar (yang harus pinter dihemat) dan status single (belum menikah) semakin memotivasi pembelajaran ini. Life is the everlasting learning process, right?

Kalau nggak mulai investasi dari sekarang sayang banget. Soalnya, di usia 20-an atau saat lagi penuh histeria baru dapat penghasilan sendiri biasanya cenderung bikin kita pingiiin terus-terusan memanjakan diri alias menikmati keringat sendiri - pingin beli ini itu dan pada akhirnya peningkatan pendapatan berbanding lurus dengan peningkatan konsumsi dan gaya hidup. Boleh banget dan harus banget yang namanya menikmati hidup, tapi yang harus diingat, hidup bukan untuk hari ini tapi juga di masa depan, ya kan? :)

Pengelolaan keuangan juga penting banget buat perempuan - yang notabene hobi belanja. Jangan karena menganggap diri 'perempuan', nggak peduli sama keuangan pribadi. Harus dong punya jaminan masa depan sendiri, punya investasi sendiri, selain bisa menambah 'nilai diri sebagai perempuan', bisa bantu keluarga, juga menyelamatkan diri sendiri saat lagi ada kebutuhan mendadak, at least you can save yourself and you don't need to borrow from others.

Jadi, apa pengelolaan keuangan sederhana yang lagi berusaha diterapkan saat ini:

1. Investasi yang paling menjanjikan itu cuma dua: investasi akhirat (zakat, sedekah, infak) dan investasi buat diri sendiri (pendidikan, kesehatan. Seperti kata Steve Jobs, "Jangan takut untuk berinvestasi pada diri Anda".

2. Hati-hati dalam pemakaian kartu kredit. Sebaiknya kartu kredit hanya digunakan kalau memang urgent banget atau memang sudah ada cash yang bisa menutupi sebelum tanggal jatuh tempo. Pembayaran minimum tiap bulan hanya akan melipatgandakan bunga dan menurunkan kredibilitas kalau nanti kita butuh pinjaman di bank :(

3. Selalu nabung di awal! Penggunaan Tabungan Rencana bermanfaat banget buat 'memaksa' nabung di awal karena akan otomatis terdebet dari rekening sumber ke rekening tabungan. Namun, kalau cuma nabung sebenarnya sayang - karena return tabungan nggak bisa menutupi biaya inflasi yang kenaikannya gedeee banget itu. Jadi nggak ada salahnya buat coba-coba beralih investasi di reksa dana - selain gampang (bisa autodebet), risikonya rendah, returnnya juga lebih menjanjikan. Kalau investasi emas aduh rasanya beraaat, dan saham risikonya tinggi, jadi yang safe-safe aja haha. Kembali lagi, semuanya tergantung dari tujuan investasi: jangka pendek atau jangka panjang? Buat nikah, buat sekolah, buat beli rumah, atau buat pendidikan anak?

4. Sisihkan dana cadangan, terutama buat perempuan - pentiiing banget untuk punya dana cadangan pribadi yang bisa dipakai kalau dibutuhkan sewaktu-waktu.

5. Investasi doa dari orang tua. Luar biasa ini buat melipatgandakan berkah :)

Postingan kali ini keliatan sok bijak deh haha. Soalnya dengan menulis bisa sekalian berkontemplasi dan komitmen buat saya belajar juga. Tapi, sekali lagi semua orang punya preferensi masing-masing dalam hidupnya. Kalau nggak dimulai dari sekarang, kapan lagi? You are the only one who's rensponsible to your future. Asik :D

1 comment:

Latifa_Sulistiaji said...

Ishhh isshhh isshhh (suka banget deh kalo Icha ngomong kata ini..:))

Setujuuu banget Ichaaa..

terutama buat kita2 yang suka belanjaa..
*gw banget..