October 31, 2015

Takkan Terganti

Tentu saja, tak perlu dijelaskan bagaimana aku merindukan kalian. Sangat. Di sela-sela sujud atau di sudut bantal sebelum tidur, ada air mata hangat yang terselip pelan-pelan. Berharap, air mata itu mewujud mimpi yang baik hingga bertemu pagi. Aku ingin selalu mendengar suaramu, Mama dan mendengar kabarmu yang sering merintih karena asam lambung, Abah. Aku mengerti bahwa doa Mama adalah investasi yang mengantarkan keajaiban terjadi hingga kehidupanku saat ini. Juga, perjuangan Abah membesarkan anak-anak adalah surga yang tak bisa digantikan oleh apapun.


Ketika melihat foto ini, aku bisa merasakan kebahagiaan yang sangat jelas. Saat itu di pertengahan Mei, foto pertama dan langka kita yang lengkap berempat di tahun 2015. Abah meminta berfoto di tempat favoritnya, di depan pemandangan Danau Toba yang saat itu mendung.

I can feel it, yes, I do. You always see me as your little girl, no matter what.

No comments: