February 24, 2016

Life Lately

Usia kehamilan saya sudah beranjak 36 minggu.

Subhanallah, rasanya waktu berjalan cepat ya. Saya juga sudah mengambil cuti hamil. Kalau kata orang kantor cutinya kecepetan, tapi kata suami saya malah harusnya seminggu sebelumnya aja hahaha. Lagipula sayang juga sih hak cuti sebulan nggak dimanfaatkan, karena kalaupun cutinya mepet dan lahirannya maju atau mundur juga nggak bisa dirapel buat setelah melahirkan, tetep 2 bulan dari tanggal kelahiran :p

Di hari pertama cuti rasanya boseeen banget. Biasanya seharian di kantor dan kemarin itu lagi seneng-senengnya kerja (uhuk), ikut workshop, dan ketemu banyak orang. Dan, sekarang harus sendiri di rumah, cuma nungguin suami yang pastinya lembur hahaha. Aduh, mewek seharian deh. Suasananya beda pas saya banyak di rumah waktu D4 dulu, karena ada yang dikerjain kali ya, atau ada yang dipikirin, skripsi misalnya haha.

Selama cuti saya memanfaatkan waktu buat memaksimalkan waktu istirahat (sebelum masa begadang datang hehe), jalan sore, dan ikutan senam hamil lagi. Ini kedua kalinya saya ikut senam hamil di RS Premier Bintaro. Karena sudah 36 minggu jadi saya bisa ikut berlatih mengejan, smoga bisa persalinan normal dan lancar. Aamiiin :')

Due date saya insya Allah jatuh di pertengahan Maret. Tapi saya berharapnya bisa ketemu dedek bayi yang baik dan pintar ini seminggu atau 2 minggu mendatang hihi. Apalagi pas periksa seminggu yang lalu diprediksi berat dedek sudah 3 kg lebih, padahal saya jarang makan yang dingin dan manis, dan total hanya naik 8 kg. Dedek banyak makan ya dek hihi. Oh iya, saya ganti dokter lagi dong hiks, walau tetap kontrol di BWCC karena niatnya nanti mau lahiran di IMC dengan dokter yang bersangkutan. Mendengar hasil usg saya sempat stress, dokternya juga bingung, malamnya saya sampai mimpi operasi karena takut dedek bayi terlalu besar. Semoga saja hasil usgnya tidak akurat hiks. Saya sempat makan apel doang untuk sarapan dan stop minum susu, tapi ternyata nggak kuat juga. Sekarang tiap berdoa cuma memasrahkan diri pada Allah bahwa dedek sehat dan semua baik-baik saja. Doakan yaa :)

Peralatan bayi yang basic juga sudah lengkap. Agak telat sih belinya, saya mulai beli perlengkapan ini pas usia 33 minggu setelah diingetin sama temen saya haha. Aduh, saya terlalu santai kayaknya. Setelah itu setiap weekend pasti agendanya nyicil belanja ke baby shop dan segera nyuci baju-baju yang baru dibeli. Duh mungil dan gemesnyaaa :)

Selain itu, kegiatan saya lainnya adalah beberes rumah dan pilah-pilih barang untuk pindahan. Pindahan? Iyaa, sudah 3 bulan setelah suami saya pindah ke Priok artinya sudah habis masa kami untuk menempati rumah dinas. Selama fase transisi itu, rasanya sulit sekali menemukan hunian yang pas di budget dan pas di hati. Mau ngontrak kok sayang dan mahal ya. Akhirnya setelah melalui pencarian yang panjaaaang, kami berjodoh dengan sebuah rumah di dekat stasiun Sudimara. Keputusan yang diambil saat itu rasanya sangat cepat dan NEKAT, saya terus menerus tanya ke suami "Kita nekat banget ya? Ini serius ya?". Tapi dua hal dalam hidup yang memang harus dicapai secara nekat adalah nikah dan beli rumah. Insya Allah akhir Februari ini sebelum dedek lahir kami sudah akan pindah. Mungkin kalau suami saya tetap di kantor yang sebelumnya, nggak akan pernah terpikir untuk beli rumah. Keputusan Allah luar biasa...... :)

Sampai akhirnya tanggal 9 Februari, kami melakukan akad jual beli untuk rumah pertama kami. Duh, itu hari yang sentimentil dan hari besar untuk kami berdua. Setelah apply KPR ke 4 bank, akhirnya kami memilih lanjut dengan KPR Bank DKI Syariah. Perjuangan ini terasa maniiiis banget, perjuangan yang dilakukan berdua, doa orang tua, doa orang-orang baik, dan berkat ridho Allah, juga rezekinya dedek, nggak nyangka kalau bisa akad secepat itu. Walaupun setelahnya tabungan jadi lampu merah dan bersorak "mulai dari nol yaa" bahkan MINUS hahaha. Tapi masih bisa ketawa gila dan menertawakan hidup. I have best partner in my life :')

Selama hamil saya merasakan banyak sekali keajaiban datang. Masya Allah terima kasih Rabb. Kadang nggak percaya bahwa hal-hal tersebut bisa terjadi, tapi suami saya selalu bilang kalau percaya saja, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkenan. And, it's true. Allah adalah sesuai prasangka hamba-Nya.

Saya merasa kasih sayang suami saya berlipat-lipat saat saya hamil dan menjelang kelahiran. Saya juga gampang mewek, dan menjadi sangat tergantung, karena saat ini hanya dia satu-satunya teman terbaik yang saya punya. Apalagi melihat dia berusaha dengan keras menjadi calon ayah yang baik dan suami siaga, membuat saya sungguh-sungguh bersyukur.

Selain itu, mungkin saya akan merindukan keputusan-keputusan yang spontan yang mungkin tidak bisa lagi kami lakukan setelah dedek lahir, seperti spontan pulang kerja jalan ke Atrium (dengan perut besar tapi penuh semangat hehe) lalu pacaran dan nonton bioskop. Ceritanya, nonton yang terakhir sebelum lahiran (ceileeeeh haha). Tapi sayangnya, saya malah nyesel nonton Deadpool yang ternyata..... terlalu sadis hiks :(

Oke, segitu dulu curhatnya hihi. Semoga di postingan selanjutnya, saya bisa cerita tentang si dedek bayi yang baik, pintar, jantung hati, cinta buta pertama, dan selalu menemani saya ini sudah lahir ke dunia. Aamiiin ♡♡♡

Semangat!

5 comments:

Raisha Nurul Ichsanti said...

ka icha bukannya 2 bulan itu dari surat keterangan hpl dr dokter ya? aku kemarin nanya bag kepegawai pusat sih gitu. tp kepegawaian kantorku masih blm ngasih keputusan gmn. jadinya galau mau dimundurin apa ngga cutinya hahaha *curhat*

abis kan lumayan kl bisa jadi lebih lama sama dede bayi :3

anyway ka...
semangat yaaaa !
abis kaka lahiran aku deh yang deg2an hihihi

@chabadres said...

Nah itu dia, tergantung kebijakan masing2 kepeg deh kayaknya. Kalau di tempatku sekarang kebijakannya gitu, yg jadi dasar buat aktif kembali kerja adalah tanggal melahirkan bukan tanggal HPL. Dan jadinya surat keterangan HPL itu sifatnya ga wajib dilampirkan saat mengajukan cuti.

Coba tanya senior di kantor dan dipastikan kebijakan kepegawaiannya :)

Pinginnya sih gitu hahaha maunya lamaaa ajaaaa masuknya biar puas sama dedek bayi.

Aamiiin, kamu juga yaaa semangat! Hehe *kisskiss

ninda said...

semoga lancar lahirannya ya chaa

@chabadres said...

Aamiiin, makasih ninda πŸ˜™

Deasy Mayasari said...

Semangat sayang, lancar inshaa Allah aamiin 😘😘😘