April 14, 2016

Motherhood #2: Ternyata Saya Bisa

"I lose and find myself in the same time. I realize that I have to leave some good old things in the past, but new job is waiting. It is the best and hardest job in the world - as a mother. It gives me a bunch of new perspective why I wake up everyday. Life brings me to the new level. And I'm just amazed myself that I can do this. Yes, I'm doing it!"

***

Tepat 3 minggu menjalani peran baru sebagai seorang ibu, dan sudah seminggu pula saya belajar untuk mengurus bayi sendiri setelah Mama dan mertua pulang. Berbekal pengalaman mereka, baca buku, baca artikel, sharing dari teman-teman, I'm so happy because I can nurse my baby on my own way, hehe.

Tidak menyangka saya bisa melakukannya sendiri, memandikan, mencuci popok dan baju yang diompolin, memperhatikan bentuk pup bayi, stand by menyusui kapan pun si bayi mau, menggendong, memeluk, mengajak bermain.... batas kesabaran dan kelelahan saya bisa meningkat berkali-kali lipat, wow! OMG I THINK I'VE FOUND THE NEW ME.

Benar saja bahwa menjadi orang tua adalah pekerjaan 24 jam. So, it's important for you to have baby when you are ready. Tidak punya waktu libur, lelah, kurang tidur, sometimes things just do unplanned, kadang frustasi, kadang hyper-energi, dan 'me time' menjadi hal yang sangat mahal (Oh, all I need is massage). Tapi menyaksikan perkembangan buah hati dari hari ke hari di masa-masa emas pertamanya rasanya terlalu sayang untuk dilewatkan. Jadi tambah sayang sama Mama setelah punya anak. Begini lho rasanya :')

Tentu saja beberapa tugas domestik harus didelegasikan karena saya tidak bisa bebas keluar rumah hihi. Saya mulai langganan catering untuk makan sehari-hari dan urusan menyeterika serahkan pada ahlinya. Misi saya cuma satu, saya nggak mau menyesal saat cuti berakhir karena saya tidak memanfaatkan waktu sepenuhnya bersama bayi saya.

Mungkin ini juga euforia menjadi ibu baru.  Galeri foto penuh dengan foto-foto anak, posesif, norak, senyum dan sendawa kecilnya adalah prestasi, sedikit-sedikit panik, dan berharap waktu tidak perlu berlari sehingga cuti juga tidak terlalui dengan cepat. I hate this. Setelah bekerja pasti tantangan akan semakin besar terutama dalam hal manajemen waktu. Jujur aja, manajemen waktu saya masih berantakan. Be ready. Harus lebih semangat! :)

The days are long, but the year is short.

Sampai saat ini belum dapat pengasuh. Semoga dalam waktu dekat bisa dipertemukan dengan pengasuh yang jujur, penyayang, dan bisa belajar manajemen ASIP yang tepat. I hope so.

Selain itu, melihat perubahan dan pembelajaran suami menjadi seorang ayah juga luar biasa. Real men change diapers, right? Hihi. His love is growing. I have a wonderful little family. Sudah tidak sabar ingin jalan-jalan bertiga!

But oops baby is crying, and I still haven't taken a bath. See you in the next post and thank you for reading :)

cheers :*

Just two of us until evening at home. And now, baby girl is my best friend ♡

***
"It's not fine to stress out because you try to be a super mom and dream of being perfect. Just be a wise mom and be yourself because everything is impossible to hold by your own fingers. You did a good job"

4 comments:

Septy Nur Amelina said...

Hai kak,
Aku udah ngefollow cukup lama dan baru tau kalo kakak baru punya bayiii OMG SHE'S SO CUTE <3
Ngebacain mulai dari proses persalinannya bikin terharu :')
Sehat2 ya kak dan adek bayinya. Ga sabar nunggu next postnya! :D

@chabadres said...

Waaah terharu makasih ya :)

Hehe aamiiin, sehat2 dan sukses juga buat kamu ;)

Kartes said...

Ibu Icha..

hahaha..ternyata isi blognya uda banyak yaaa...
Moga makin sukses jadi mama...gausa kerja mulu!

@chabadres said...

Aduh malu... udah lama ga ngeblog. Postingan juga berbau curhat :D

Aamiiin. Mau banget pensiun dini :p