August 25, 2016

Galau Level Ibu-ibu

Jadi, apa yang bikin galau setelah menjadi ibu (dan masih tetap bekerja), selain lembur dan meninggalkan anak di rumah dengan penuh drama?

Ditinggal pengasuuuuh.

Iya, setelah Biya tidak di daycare lagi alias sudah dirumahkan, Mak pengasuh yang bersama saya minta pulang. Hahaha. Baru seminggu lho. Saya sampai bertanya-tanya, salah saya apa ya sampai Mak minta pulang? Ternyata Mak sakit asma, dan asmanya kambuh sejak Mak kerja di rumah. Akhirnya, Mak dipulangkan karena beliau juga sudah pingin banget pulang dan satu rumah ikut batuk-batuk.

Artinya... Biya balik ke daycare.

Alhamdulillah Biya masih bisa kembali kesana karena masih terdaftar. Perjuangan dan kerepotan dimulai lagi, hehehe, alias ada adegan bawa bayi pagi-pagi dan berperang dengan macet. Seminggu dua minggu, hmmm nggak oke nih, nggak oke buat kesehatan jiwa karena kita berdua hampir selalu telat, alias telat banget ke kantor.

Mama mertua mencarikan pengasuh lagi, dan tepat di tanggal 17 Agustus, pengasuh yang baru datang. Beliau lebih muda, lebih pandai, dan lebih bisa diandalkan. Alhamdulillah, sejauh ini saya puas banget dengan bantuan Mak di rumah. Semoga Mak betah yaaa.

***

Dan, semoga akan ada waktunya di saat saya nggak perlu bantuan pengasuh lagi, nggak perlu merasakan beban mental harus pisah sama anak setiap bangun tidur di pagi hari. Saya percaya pada skenario Allah. Siapa tahu? :)

Aamiiin yang kenceeeeng.

No comments: