May 10, 2012

#17 Self Note

Ditempa itu memang sakit. Tapi membuatmu kuat. Hingga sampai pada titik dimana kau tidak butuh mengeluh lagi. Berhati-hatilah, karena tidak semua orang simpati dengan keluhan - tapi berbahagia.

Ditempa itu memang sakit. Tapi membuatmu kuat. Hingga sampai pada titik dimana kau kehilangan kemampuan untuk menangis dan jadi anak manis. Percayalah, memang butuh usaha lebih untuk melangkah naik. Juga sabar; semacam sabar yang banyak - ketika habis - masih ada sejumlah alasan untuk tetap bertahan.

Ditempa itu memang sakit. Tapi jangan sampai menjadi lupa.

Atau membuat hati menjadi keras, sayang.

"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram"(QS. Ar Ra'd:28).


No comments: